Video Call Sambil Mandi, Tak Sadar Direkam Lalu Disebar, Kasus ini Bergulir di Polisi

NEWS - Senin, 4 Oktober 2021

Konten ini di Produksi Oleh :

GARUDA DAILY – Kasus penyebaran video asusila inisial TVL selaku korban oleh seorang pria berinisial FEP bergulir di kepolisian dan kini masih dalam proses penyelidikan.

Dijelaskan Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, kasus ini bermula dari pelapor yang dihubungi terlapor via video call Whatsapp pada awal Mei 2021 lalu.

Pelapor yang sedang mandi tanpa mengenakan pakaian menerima panggilan tersebut, lalu meletakkan handphonenya di atas closet kamar mandi. Tanpa rasa curiga, ia meneruskan aktivitas mandinya hingga selesai.

Namun ternyata diam-diam terlapor merekam pelapor yang tengah mandi tersebut hingga selesai.

“FEP diduga menyebarkan rekaman percakapan video call antara korban dan terlapor ke grup Whatsapp “Yook bisaa yook” yang diduga bermuatan konten asusila pada Senin siang (7 Juni 2021),” kata Sudarno, Senin, 4 Oktober 2021.

Atas perbuatannya itu, terlapor diduga telah melanggar pasal 45 ayat 1 jo pasal 27 ayat 1 UU 19/2016 tentang perubahan UU 11/2008 tentang ITE dengan hukuman penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. (Red)

Sumber: Tribrata News Bengkulu

BACA LAINNYA


Leave a comment