×

Seleksi Perangkat Desa di Seluma: Nilai Tertinggi Digugurkan, Keponakan Istri Kades? Terpilih

Sela Antesa dan suami

GARUDA DAILY – Seleksi perekrutan calon perangkat desa guna mengisi posisi Kaur Keuangan di Desa Talang Kabu Kecamatan Ilir Talo pada 23 April 2020 lalu diduga sarat kecurangan. Pasalnya, peserta dengan nilai tertinggi, atas nama Sela Antesa (25) justru tidak lulus.

Disampaikan Sela, tes untuk menjadi Kaur Keuangan melalui tiga tahapan, yakni tes tertulis, wawancara, dan komputer. Hasilnya ia mengungguli tujuh peserta lainnya dengan nilai 141. Namun rekomendasi kelulusan yang dikeluarkan pihak Kecamatan Ilir Talo pada 30 April 2020, justru meluluskan Rini Fuspika Sari yang berada di ranking kedua dengan nilai 137.

“Untuk total nilai saya yang tertinggi. Nilai tertulis 26, tes wawancara 80, tes komputer 35, dengan total nilai 141. Nah yang diluluskan malahan yang di bawah saya dengan nilai 137,” sampai Sela yang didampingi Noprianto Saputra (suami) belum lama ini.

Lanjut Sela, rekomendasi kelulusan tidak diumumkan pihak Desa Talang Kabu. Bahkan panitia seleksi pun tidak mengetahui jika rekomendasi dari kecamatan sudah dikeluarkan. Karenanya ia menduga ada ‘main mata’ dalam mengeluarkan rekomendasi kelulusan tersebut.

“Kenapa rekomendasi tidak diumumkan? Sedangkan panitia seleksi saja tidak mengetahui bahwa rekomendasi tersebut sudah keluar,” lanjutnya.

Lantaran merasa dicurangi, Sela menuntut keadilan, ia berharap proses seleksi jangan hanya sekedar seremonial belaka.

“Saya minta keadilan, seleksi ini jangan hanya sekedar seremonial belaka. Jika saya tidak lulus, dia juga harus tidak lulus,” ujarnya.

Daftar Nilai

Masih kata Sela, permasalahan ini akan ia bawa ke Bupati Seluma. Pasalnya, setelah berkoordinasi ke Dinas PMD dan Bagian Hukum Setda Seluma, Sela diminta untuk tidak mempermasalahkan hal ini. Namun disarankan untuk mengirimkan surat resmi ke bupati.

“Ini sudah kedua kalinya saya mengikuti tes perangkat desa dan dicurangi. Rencananya selesai lebaran, saya akan layangkan surat ke bupati,” pungkasnya.

Adapun tuntutan yang ingin disampaikan Sela adalah seleksi perangkat Desa Talang Kabu diulang dan dilaksanakan secara fair dengan prinsip keterbukaan.

Sementara itu, informasi lain yang diterima media ini menyebutkan bahwa peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi ini merupakan keponakan dari istri petinggi di Desa Talang Kabu, juga keluarga dari salah satu pejabat di kecamatan.

Surat Rekomendasi

Penulis: Yedi Kustanto

Composite Start
Baca Lainnya
Loading...
Composite End

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *