×

Puluhan Tahun Akrab dengan Jalan Buruk, Di Tangan Rohidin, Muara Sahung dan Kinal Mulus

Salam dua jari dari emak-emak Kaur

GARUDA DAILY – Pemerataan pembangunan yang menjadi salah satu ciri pembangunan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tuai pujian, khususnya warga masyarakat Muara Sahung dan Kinal, Kabupaten Kaur. Sebab jalan di kedua wilayah tersebut sudah bagus, setelah puluhan tahun lamanya akrab dengan jalan buruk.

Warga Muara Sahung Ardiansyah menilai, konsep pembangunan Rohidin yang memprioritaskan konektivitas dalam daerah merupakan cara tepat untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Apalagi masyarakat di Muara Sahung, yang dominan berpenghasilan dari hasil kebun dan pertanian.

“Kini jalan hingga Muara Sahung sudah sangat bagus, petani jelas terbantu. Kopi, sawit, dan hasil tani lain lebih mudah distribusinya. Saya menilai ini cara jitu, karena memang tidak mungkin kalau memberikan bantuan kepada petani satu-persatu. Bukan hanya petani, anak-anak sekolah juga kini mudah aksesnya,” tutur Ardiansyah saat kampanye dialogis Cagub Bengkulu Nomor Urut 2 Rohidin Mersyah di Kaur.

Senada, hal yang sama disampaikan warga Kinal Jazuli. Baginya Rohidin adalah sosok pemimpin dengan paket komplit. Selain cerdas dari sisi kebijakan pembangunan dan prestasi pendidikan, Rohidin juga merakyat dan tidak membeda-bedakan golongan.

“Ketika ulama dan umaro berkolaborasi maka itulah pemimpin sempurna. Nah, Pak Rohidin ini paket komplit, soal agama dia paham dia taat tapi idak fanatik. Kalau soal kepemimpinan, tidak perlu kita ragukan, rasanya sudah sepakat, InsyaAllah dari 2.600-an DPT wilayah Kinal tidak ada pilihan lain. Milih nomor dua, Rohidin lanjutkan,” sampainya.

Diakui Jazuli, pergerakan ekonomi para petani sangat terbantu dengan akses jalan yang kini telah terbangun. Sebelumnya, puluhan tahun masyarakat kesusahan karena jalan yang buruk.

Untuk itu ia berharap Rohidin dan Rosjonsyah menang pada 9 Desember 2020 mendatang. Dengan harapan Rohidin kembali membangun Kinal, khususnya dalam hal memperkuat dan membangun akses komunikasi.

“Kini anak-anak kami butuh akses internet yang bisa diakses dari rumah,” harap dia.

Dijelaskan Rohidin bahwa dirinya selalu berusaha menjalankan kebijakan yang efeknya bisa menyentuh masyarakat di 9 kabupaten dan 1 kota.

“Sekarang kita sedang bangun terminal curah cair di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Ini cara kita agar ekspor CPO bisa dari gerbang Bengkulu. Nanti harga sawit kita bisa naik, sehingga di tingkat petani juga merasakan dampaknya,” papar Rohidin.

Sedangkan untuk peningkatan produktifitas dan hasil pertanian, Rohidin mendorong kolaborasi program bersama pemkab. Seperti program replanting, distribusi pupuk bersudsidi, termasuk reforma agraria perhutanan sosial.

Tak hanya itu, ke depan Rohidin berkomitmen mengoptimalkan potensi di sektor perikanan.

“Kita bangun bersama, agar petani kita sejahtera, nelayan kita sejahtera. Kita syukuri posisi geografis Bengkulu ini menempatkan kita masyarakat Bengkulu lengkap sumber dayanya,” demikian Rohidin. (Jm)

Baca Lainnya
Loading...
Composite End

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *