×

Dugaan Penggelembungan Suara ‘Dokter Cantik’, Terbukti di Pleno KPU Seluma

Pleno KPU Seluma

GARUDA DAILY – KPU Seluma bongkar dugan penggelembungan suara Caleg DPR RI dari Partai Gerindra nomor urut 3 yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ulu Talo. Dari suara C1 hologram sebesar 185 suara berubah pada DA1 plano menjadi 1.137 suara.

Hal ini dilakukan setelah KPU diminta oleh saksi Gerindra sendiri, yakni Supratman pada pleno tingkat kabupaten di Gedung Serasan Seijoan, untuk kembali membuka kotak suara C1 hologram. Pasalnya ada dugaan penggelembungan suara pada DA1 PPK yang berbeda dengan C1 saksi partai.

Pantauan media ini di lapangan, hasil DA1 PPK total suara caleg yang populer dengan sapaan dokter cantik tersebut sebanyak 1.137 sedangkan c1 saksi sebanyak 185 suara. Sehingga terjadi penggelembungan suara sebanyak 952 suara. Setelah dilakukan perhitungan ulang pada C1 hologram oleh Komisioner KPU, yang secara langsung membacakan dan disaksikan oleh saksi partai dan Bawaslu Seluma, penggelembungan suara yang dilakukan oleh PPK akhirnya terbongkar.

Dari 22 TPS di 13 desa di Ulu Talo, suara Lia bertambah signifikan, seperti di Desa Pagar pada TPS 2, dari suara yang didapat sebanyak 8 suara menjadi 70 suara, TPS 3 dari 6 suara menjadi 57 suara, di Desa Giri Nanto pada TPS 1, hanya mendapat 1 suara diubah menjadi 35 suara. Desa Muara Simpur, TPS 1 dari 4 suara menjadi 43 suara. Desa Hargo Binangun TPS 1, dari 4 suara menjadi 52 suara dan TPS 2 dari 5 suara menjadi 50 suara.

“Kami tidak mau menzalimi internal partai kami sendiri, hanya saja kami ingin kembalikan suara sebenarnya. Kami tidak dibenarkan untuk memanipulasi data. Jadi kami punya C1 se-Kabupaten Seluma. Namun pada hasil pleno PPK Kecamatan Ulu Talo, berbeda dengan c1 yang kami pegang yang dengan selisih suara mencapai 1.137 suara. Yang kita tahu persis perolehan suara masing-masing calon tidak mencapai angka sebesar itu di setiap kecamatan tersebut,” kata Supratman.

Baca juga Pleno KPU, Ini Caleg DPRD Seluma Terpilih Dari Dapil II

Sementara itu, Ketua KPU Seluma Sarjan Efendi menjelaskan, beberapa hari yang lalu pihaknya mendapatkan surat keberatan dari Partai Gerindra yang menyampaikan bahwa adanya permasalahan di Kecamatan Ulu Talo. Kemudian pihaknya melakukan entri data C1 yang ada di KPU untuk seluruh pemilihan di kecamatan tersebut. KPU sudah mengetahui jumlah suara hasil pemilihan di kecamatan tersebut sebelum pleno di tingkat Kabupaten.

“Suara yang bersangkutan di dalam c1 hologram berjumlah 185, sementara tadi yang disebutkan PPK 1.137 suara. Jadi penggelembungannya sangat banyak sekali,” jelas Sarjan, Senin, 6 Mei 2019.

Disampaikannya, Kecamatan Ulu Talo terdapat 13 desa dengan 22 TPS. Dari hasil hitung ulang C1 hologram rata-rata di setiap TPS terjadi penggelembungan suara.

“DA1 Plano dengan DA1 yang dibacakan masih sama, sehingga kita turunkan ke C1 hologram setelah kita bandingkan dengan saksi, Bawaslu dan KPU, ternyata sama. Sehingga untuk hasilnya kita mengikuti dari C1 hologram,” ujar Sarjan.

Baca juga Pleno KPU, Ini Caleg DPRD Seluma Terpilih Dari Dapil III

Sedangkan PPK yang diduga telah melakukan penggelembungan suara salah satu caleg dari Partai Gerindra tersebut, KPU masih akan melakukan rapat internal sebelum mengambil keputusan.

“Yang jelas kita akan menindaklanjuti PPK ini, pastinya akan ada konsekuensi dari tindakan yang dilakukan PPK ini. Namun untuk itu kita melakukan rapat terlebih dahulu,” tegas sarjan.

Ini nama PPK Kecamatan Ulu Talo:

1. Ketua Aziz Nugroho
2. Wakil Ketua Andi Lala
3. Sekretaris Arizon
4. Bendahara Amrianto
5. Anggota Jumadi

Baca juga Pleno KPU, Ini Caleg DPRD Seluma Terpilih Dari Dapil IV

Terkait hal ini, redaksi sudah berupaya menghubungi Caleg Gerindra tersebut melalui nomor telepon yang disimpan redaksi, namun belum aktif hingga berita ini online.

Penulis: Yedi Kustanto
Editor: Doni S

Composite Start
Loading...
Composite End

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *