×

Mahasiswa Rantau Terancam Golput, Senator Harap KPU Beri Solusi

Senator Muda Indonesia Riri Damayanti John Latief saat kunjungan kerja ke Sekretariat SMSI Provinsi Bengkulu

GARUDA DAILY – Mahasiswa yang merantau atau tinggal tidak tetap, jauh dari tempat domisilinya memilih, terancam terpaksa golput, tidak dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih calon senator dan anggota legislatif. Pasalnya, sejumlah universitas pada Pemilu 17 April 2019 mendatang memasuki masa ujian semester.

“Ketika saya menggelar pertemuan dengan sejumlah mahasiswa, keluhan ini sudah mereka sampaikan. Mereka terancam tak bisa ikut memilih calon-calon legislatif. Tidak mungkin mereka pulang kampung sebentar hanya untuk memilih dan balik lagi ke kampus untuk ikut ujian,” kata anggota Komite I DPD RI Riri Damayanti John Latief, Kamis 10 Januari 2018.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menjelaskan, kepada KPU dan Bawaslu Provinsi Bengkulu hal ini telah ia sampaikan namun belum mendapatkan solusi yang dapat mengakomodir aspirasi mahasiswa mengenai hak pilihnya terhadap calon legislatif tersebut.

“Mahasiswa hanya bisa menggunakan hak pilih untuk calon presiden dan calon anggota DPR RI. Sedangkan untuk DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota tak bisa karena harus sesuai daerah pemilihan,” ungkap Senator Riri.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu menegaskan, potensi suara itu bisa hilang jika tidak terfasilitasi dengan baik. Hal ini, lanjutnya, belum termasuk mereka yang enggan untuk memberikan hak pilihnya saat berada di kampus karena di dalam kampus tidak akan ada TPS.

Baca Senator Riri: Penikmat Jasa Prostitusi Harus Dihukum

“Di Universitas Bengkulu misalnya, banyak mahasiswa yang berasal dari luar. Mereka sedikit sekali punya peluang untuk mengurus berbagai persyaratan administrasi untuk pencoblosan. Mudah-mudahan ada solusi terbaik dari KPU dan Bawaslu RI untuk memecahkan permasalahan ini mengingat jumlah mahasiswa yang punya hak pilih tidak sedikit,” tandas Senator Riri.

Bila KPU maupun Bawaslu RI dan pihak-pihak terkait lainnya bisa menemukan solusi terbaik untuk hal ini, Kakak Pembina Duta Generasi Berencana BKKBN Provinsi Bengkulu ini menekankan, penyelenggara pemilu harus terus melakukan sosialisasi secara maksimal.

“Harus difasilitasi agar semua bisa memberikan suaranya. Karena memilih ini adalah hak siapa saja yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih. Mahasiswa adalah bagian dari rakyat yang harus mengambil peran dalam pesta demokrasi lima tahunan ini,” ujar Senator Riri.

Alumni SMA Negeri 6 Kota Bengkulu ini mengajak mahasiswa di Bengkulu untuk tidak menganggap bahwa pemilu hanya sebagai kewajiban semata, namun juga menyadari bahwa memilih adalah hak untuk menentukan masa depan.

“Mahasiswa harus ikut berperan aktif menjadi pengawas atau petugas dalam tempat pemungutan suara, misalnya. Atau kalau memungkinkan masuk ke dalam sistem. Dan ketika saya menggelar silaturahmi kemarin sebagian besar bersedia untuk ikut proaktif,” demikian Senator Riri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *