Ketua MUI: Politisi Jangan Sentuh Persoalan Agama

Posted on 02/12/2018

GARUDA DAILY – Memasuki tahun politik yang serba sensitif ini, Ketua MUI Provinsi Bengkulu Rohimin imbau politisi dan semua komponen agar tidak mengaitkan politik dengan persoalan agama.

Dimana, pada tahun politik ini, isu-isu agama, etnis dan SARA (Suku Agama Ras dan Antar Golongan) mudah sekali menyebar dan kerap menjadi bahan provokasi oknum yang mengundang perpecahan, serta dapat menodai demokrasi.

Baca Parlemen Muda

Oleh karena itu, Rohimin minta kepada para politisi dan semua komponen masyarakat untuk tidak menyentuh persoalan-persoalan agama yang sakral, sehingga tidak mengganggu jalannya proses pesta demokrasi.

“Bagi para politisi dan semua komponen agar tidak menyentuh persoalan-persoalan agama yang dianggap dan dipandang sebagai hal sakral, sehingga tidak mengganggu perjalanan demokrasi kita, dan juga pelaksanaan demokrasi yang sedang berlangsung,” imbau Rohimin, Sabtu 1 Desember 2018.

Baca Dilarang Kampanye di Kampus

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial. Informasi yang didapat dari media sosial hendaknya ditelaah terlebih dahulu sebelum menyebarluaskan informasi tersebut.

“Generasi milenial maupun generasi alfa hendaknya diedukasi dengan baik, sehingga tidak menyangkutkan persoalan-persoalan yang bisa mereka tangkap secara langsung,” tutupnya. [Nd3]

Baca Politik Bukan Akal-Akalan

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *