ASN Distan Seluma Dituntut Tujuh Bulan Penjara

Posted on 04/12/2018

GARUDA DAILY – Setelah sempat tertunda, sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus pungutan liar (Pungli) pada penyalahgunaan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) di Dinas Pertanian (Distan) Seluma, yang terjaring OTT Tipidkor Sat Reskrim Polres Seluma, kembali digelar Senin 3 Desember 2018, di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Tipidkor Bengkulu.

Terdakwa atas nama Nik Oktaveli, seorang ASN yang menjabat Kasi PSP Distan Seluma, dituntut tujuh bulan kurungan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tais.

“Untuk sidang agenda pembacaan tuntutan sudah digelar. Atas perbuatan yang telah dilakukan oleh terdakwa, terdakwa dituntut dengan hukuman tujuh bulan kurungan penjara, serta denda sebesar 5 juta, subsidair satu bulan kurungan penjara,” kata Tim JPU Kejari Tais Nelly, Selasa 4 Desember 2018.

Terdakwa dikenakan pasal 11 jo pasal 12 a ayat 1 dan 2 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

“Untuk agenda sidang selanjutnya, kembali ditunda pada Rabu 12 Desember 2018), yakni dengan sidang agenda pledoi,” ujar Nelly.

Untuk diketahui, Nik terjaring OTT pada 26 Februari 2018 di ruang kerjanya. Ia diduga menerima hadiah dalam penyaluran bantuan alsintan kepada kelompok tani yang merupakan calon penerima bantuan yang bersumber dari kementerian. [YK]

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *